Pengertian, Proses dan Resiko dari Deposito yang Wajib Diketahui

Investasi merupakan salah satu kebutuhan di masa depan, banyak orang yang menganggap investasi merupakan sesuatu yang sangat penting. Saat ini produk investasi sudah banyak sekali macam-macamnya. Untuk memilih produk investasi tentunya harus di pertimbangkan terlebih dahulu tingkat keamanannya dan yang akan dipilih tentunya yang tingkat keamanannya lebih terjamin.

Pentingnya keamanan ini  dikarenakan untuk menjaga dana yang ditanamkan agar tetap aman dan tidak diselewengkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Salah satu jenis investasi yang biasanya digunakan adalah deposito Untuk yang belum mengetahui apa itu deposito, deposito yaitu salah satu produk investasi yang dipercaya cukup aman oleh masyarakat.


Pengertian, Proses dan Resiko dari Deposito

1. Apa itu Deposito

Deposito merupakan salah satu produk simpan pinjam atau salah satu produk investasi dana di bank.  Deposito tentunya akan berbeda dengan sistem menabung di bank karena, untuk mengambil dana deposit ini hanya bisa dilakukan jika jangka waktu yang telah ditetapkan dan disepakati Bersama sudah lewat.

Jika melakukan penarikan dana sebelum waktu yang telah ditentukan maka akan dikenakan denda yang diberikan oleh pihak bank. Selain itu, pihak bank juga akan menawarkan bunga dari dana yang disimpan dan tentunya bunga ini juga lebih besar dibandingkan dengan tabungan biasa.

Bunga yang ditawarkan oleh pihak bank biasanya ditentukan oleh pihak bank sesuai dengan dana dan lama waktu dalam menyimpan dana tersebut. Hal ini lah yang menjadi salah satu alasan orang-orang menggunakan deposito untuk berinvestasi.

2. Proses Deposito

Untuk melakukan investasi deposito maka langkah-langkah atau prosesnya cukup mudah. Hal pertama yang harus dilakukan yaitu dengan mendaftarkan diri terlebih dahulu ke bank, pendaftaran ini tentunya harus mengisi berbagai formulir dan melengkapi berbagai persyaratan yang diajukan oleh pihak bank.

Setelah mendaftar maka tunggulah sertifikat deposito diterbitkan oleh pihak bank. Langkah terakhir yang harus dilakukan yaitu menunggu jangka waktu habis agar dana yang disimpan bisa dicairkan. Ketika mendaftar investasi deposito ke bank tentunya akan ada kesepakatan tertentu kepada pihak bank dan harus ditaati.

3. Resiko Jika Melakukan Investasi Deposito

Melakukan investasi deposito tentunya juga memiliki resiko, resiko ini harus diterima jika sudah mendaftar dan bersepakat kepada pihak bank. Resiko yang pertama yaitu return yang akan didapatkan tidak akan banding maupun sesuai dengan inflasi. Yang kedua yaitu investor tidak akan dilibatkan secara langsung dalam penggunaan dana yang di titipkan ke bank.

Sehingga keuntungan yang didapatkan dari dana yang telah dipinjamkan oleh pihak bank akan masuk sepenuhnya atau diambil sepenuhnya oleh pihak bank. Sedangkan orang yang berinvestasi hanya akan menerima bunga yang telah disepakati sebelumnya.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini