Ini 3 Cara Mengetahui Usia Kehamilan Dengan Tepat

Cara menghitung usia kehamilan haruslah dapat memberikan usia janin secara tepat agar dapat mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan saat mempersiapkan kelahiran buah hati. Pengetahuan yang berhubungan dengan menghitung usia kehamilan masih banyak tidak dipahami dengan baik oleh para wanita hamil. Padahal mengetahui usia kehamilan adalah hal yang wajib bagi Mam agar dapat memahami perkembangan serta pertumbuhan pada organ janin.




Biasanya cara menghitung usia kehamilan  mengandalkan dari para tenaga kesehatan seperti dokter atau bidan. Para tenaga kesehatan ini biasanya akan menghitung mulai dari hari terakhir menstruasi untuk dapat menentukan usia kehamilan. Namun, kini untuk menghitung usia kehamilan juga dapat menggunakan USG. Penggunaan alat ini memang memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dan spektrum yang dapat dihitung lebih banyak seperti ukuran tengkorak, panjang janin, jantungnya, ginjal, serta organ tubuh penting lainnya.

Akan tetapi Mam juga dapat melakukan penghitungan usia kehamilan sendiri, dengan menggunakan beberapa cara berikut ini:

HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir)

Penghitungan usia kehamilan dilakukan menggunakan HPHT menggunakan rumus Neagele. Menghitung usia kehamilan dengan rumus ini juga dapat dipakai untuk menentukan hari perkiraan lahir (HPL). 

Cara penghitungan dengan rumus adalah dengan menambahkan 7 pada tanggal hari pertama mengalami haid terakhir, kemudian mengurangi bulan dengan 3, lalu ditambahkan 1 pada tahun.

Sebagai contoh:
Jika HPHT Mam adalah 16 November 2008:

  16  11  08
   +    –   +
   7    3   1
   23  8   09 

Maka, ditemukan HPL Mam adalah pada tanggal 23 bulan Agustus 2009. Kemudian untuk usia kehamilan Mam tinggal melakukan penghitungan pada setiap tanggal 23. Jika pada tanggal 23 Desember, maka usia kehamilan Mam adalah satu bulan dan seterusnya. Pada hari perkiraan kelahiran sebaiknya diberikan tambahan tenggang waktu, yakni ditambahkan 7 hari atau dikurangi 7 hari.

Sebagai catatan, penghitungan dengan menggunakan Hari Pertama Haid Terakhir hanya dapat dilakukan untuk Mampu yang memiliki siklus menstruasi yang normal. Siklus menstruasi yang normal atau teratur adalah antara 28-30 hari.

Tinggi Puncak Pada Rahim

Menghitung Saudia kehamilan dengan cara ini terhitung cukup mudah karena dilakukan dengan melakukan perabaan pada puncak rahim yang telah menonjol pada dinding perut. Menghitungnya dilakukan sejak mulai dari tulang kemaluan hingga puncak rahim. Sebagai contoh jika jarak antara tulang kemaluan hingga ke puncak rahim sepanjang 18 cm, maka bisa dipastikan bahwa kehamilan Mam berusia 18 cm.

Cara menghitung ini juga dapat dilakukan dengan jari tangan, yakni setiap kenaikan 3 jari tangan akan menunjukkan usia kehamilan yang bertambah sebanyak 3 Minggu. Akan tetapi ketika puncak rahim telah di atas pusar, dan kenaikan jari menginformasikan pertambahan usia 4 Minggu.

Menghitung Dengan Menggunakan Pita Ukur

Penghitungan dengan memakai pita ukur hanya bisa digunakan ketika kehamilan telah memasuki usia 22-24 minggu saja. Pita ukur yang digunakan adalah meteran yang biasa dipakai oleh tukang jahit. Mam dapat melakukan dengan. Cara meletakkan titik nol pada pita ukur di tepi atas simfisis lubis, kemudian tarik pita melalui garis tengah mulai dari perut hingga ke puncak rahim. Hasilnya dihitung dalam ukuran cm, kemudian dibandingkan dengan ukuran standar.

Cara menghitung usia kehamilan ini dapat Mam lakukan sendiri di rumah atau meminta bantuan orang terdekat. Jika Mam masih ingin mengetahui secara tepat dan akurat, segera mengunjungi tenaga medis terdekat.










Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini